NAMA : RAGIL MULYANA
NPM : 17711066
MATKUL : KOMUNIKASI MASSA
ASAL
USUL KOMUNIKASI MASSA
Menurut Melvin De Fleur dan Sandra J. Ball-Rokeach dalam
bukunya Theories of Mass Communication (1989) disebutkan ada lima Revolusi
komunikasi massa yaitu:
1. Zaman Tanda dan Isyarat
( the age of sign and signal )
Era ini adalah awal sejarah perkembangan manusia. Bisa
dikatakan, proses komunikasi manusia lebih berdasarkan insting(meski masih
rendah) dan bukan pada rasionya. Era ini menggunakan gerak
isyarat,bunyi-bunyian,dan jenis tanda lain yang dapat digunakan dalam proses
komunikasi.
Pada massa ini peran indera pendengar dan faktor fisik
menjadi alat yang paling penting dalam proses komunikasi. Misalnya: geraman,
dengkuran, jeritan. Semua itu tergantung pada keadaan fisiknya.
Perkembangan penting komunikasi dalam era ini adalah
digunakannya bahasa dan tanda isyarat sebagai alat komunikasi. Gerak isyarat
dan tanda itu dikenal dengan komunikasi non verbal. Sistem yang dilakukan
manusia era ini masih sangat sederhana dan lambat,alat yang digunakanpun masih
kuno dan terbatas. Namun keterbatasan ini tetap mempunyai dampak penting bagi
kehidupan sosial merekakhususnya dalam proses pemikirannya,dan berdampak dalam
proses pertukaran pesan kepada orang lain.
2. Zaman Bahasa Lisan ( the
age of speech and language )
Era ini berjalan kira-kira 300.000 th-200.000 th SM. Era ini
ditandai dengan mulai lahirnya embrio kemampuan untuk berbicara dan berbahasa
secara terbata-bata dalam kelompok masyarakat tertentu.
Manusia jenis Cro Magnon menjadi cirri utama era ini. Cro
Magnon mempunyai struktur tengkorak,lidah,dan kotak suara seperti yang
kita punyai.Ini dapat menjadi bukti bahwa mereka mempunyai kapasitas
untuk berbicara. Asal usul percakapan dan bahasa itu muncul sekitar
35.000-40.000 SM
Pada era ini manusi Cro Magnon bisa berkembang karena mereka
bisa menggunakan percakapan dan bahasa sebagai alat komunikasi. Selain itu
adapun keuntungan lain yang didapat yaitu mereka dapat mengkonseptualisasi dan
merencanakan, berburu dengan lebih terkloordinir,dan usaha melakukan
perlindungan secara lebih baik.
Kata-kata, angka,dan simbol lain termasuk aturan berbahasa yang telah dibangun.
Dengan sistem simbolik yang dimiliki, individu dapat mengklasifikasi, mengirim,
menerima dan mengerti pesan lebih baik. Perubahan komunikasi percakapan dan
bahasa telah menghantarkan budaya mereka berubah secara drastic dari hanya
berburu ke pembangunan peradaban klasik yang besar dan monumental.
3. Zaman Tulisan ( the age
of writing )
Era ini muncul sekitar 5000 tahun SM. Komunikasi yang
dilakukan tidak lagi mengandalkan lisan,tapi tetapi tertulis.Sejarah tulisan
itu sendiri adalah salah satu proses pergantian dari gambaran piktografi ke
system fonetis,dari penggunaan gambar ke penggunaan surat sederhana untuk
menyatakan maksud yang lebih spesifik.
Pada masa ini manusia Cro Magnon menjadi titik awal usaha
manusia merekam informasi dengan menggambarkan kembali kehidupan binatang dan
adegan dalam berburu binatang pada batu.
Bangsa Mesir menjadi penemu pertama pengembangan
system Glyps atau karakter simbolis. Pertama kali mereka
mengukir di atas batu,tetapi diwaktu lain mereka mengambar dan melukis. Glyps milik
orang Mesir ini bisa dijadikan alasan awalnya munculnya standarisasi makna.
Penggunaan karakter untuk mempresentasikan suku kata adalah
tahap pertama di dalam pembangunan tulisan phonetic(sistem bunyi
ujaran) dan sebuah pemecahan yang cukup besar di dalam komunikasi
manusia.Tulisan Alpabet muncul kurang dari seratus tahun kemudian dan
berkembang secara pesat. Lambat laun gagasan penggunaan simbol huruf konsonan
dan vokal muncul,lalu adanya suku kata.Awalnya karakter yang dibutuhkan seratus
huruf,namun sekarang hanya dua puluh enam huruf saja,seperti yang kita kenal.
Hal yang paling penting dalam era ini adalah perubahan dari
menulis di batu ke media portable dan industri ringan.
Ini menunjukan pertumbuhan teknologi ditambah lagi simbol sistem tulisan yang
dapat diproduksi secara cepat. Tingkat melek huruf yang baik menjadi keahlian
sangat berharga. Perkembangan lainnya juga dibukanya perpustakaan, doktrin
agama dan kitab Injil ditulis, Sekolah-sekolah bermunculan. Bahkan seni dan
ilmu pengetahuan mulai berkembang. Kesuksesan ini membawa berkah pada
perkembangan tulisan. Semua hal dapat ditulis, gagasan yang
dibuat,direkam,dilipatgandakan dan digambar serta diwariskan kepada para
generasi.
4. Zaman Cetak ( the age of
print )
Salah satu penyempurnaan paling besar dari perkembangan
manusia berkomunikasi adalah ditemukannya cetakan. Sebelum abad ke-15
orang-orang Eropa memproduksi buku-buku dengan menyiapkan manu scripi (salinan
yang dicetak menggunakan tangan).Hal penting yang mengikuti perkembangan era
cetak ini adalah penggunaan kertas sebagai bahan untuk merekam tulisan.
Penemu cetakan pertama kali terjadi di mainz,Jerman tahun
1455,dia bernama Johan Gutenberg. Dia lah yang awal mengenalkan cara
mencetak,dia membangun gagasan dengan membuat mesin baja untuk masing-masing
huruf. Ini lah babak awal yang menjadi embrio munculnya era
komunikasi massa.awal abad ke 16,mesin cetak Gutenberg telah mampu
mencetak dan melipatgandakan cetakan yang dapat dipindah dan telah mampu
mencetak ribuan salinan buku cetak di atas kertas.
Melvin D Fleur dan Sandra
J.Ball-Rokeach (1989)
mengatakan ada dua hal yang penting yang layak dicermati dalam era ini. Pertama, media
surat kabar dan juga media cetak lainnya bisa muncul setelah seperangkat
kompleksitas elemen budaya muncul dan terus berkembang di masyarakat. Kedua, penemuan
mesin cetak merupakan gabungan elemen dalam masyarakat.
Di akhir abad ke19 menjadi jelas munculnya beberapa bentuk
media cetak seperti suratkabar, buku dan majalah semua itu digunakan secara
luas oleh masyarakat. Ahli Sosiologi Amerika Charles Horton Cooley menyatakan
ada beberapa faktor yang membuat media baru jauh lebih efisien dari pada proses
komunikasi pada masyarakat sebelumnya, diantaranya: Expressiveness (membawa
perluasan gagasan dan perasaan), Permanent of Record (mengatasi
waktu), Swiffness (mengatasi ruang), Diffussion (jalan
masuk ke kelas-kelas yang ada dalam masyarakat).
5. Zaman Komunikasi Massa ( the
age of mass communication )
Dengan kemunculan media cetak langkah aktivitas komunikasi
mulai menanjak cepat. Seperti penemuan tegrap,ini menjadi elemen penting bagi
akumulasi teknologi yang akhirnya akan mengarahkan masyarakat memasuki era
media massa elektronik.
Beberapa dekade terakir percobaan yang dilakukan telah
membawa kesuksesan untuk memasuki era dunia montion picture pada
awal abad ke 20. ini diikuti pada tahun 1920-an dengan pengembangan radio rumah
tangga dan pada tahun 1940 an dengan dimulainya televisi rumah tangga. Bahkan tahun
1950-an pada saat radio mengalami kejenuhan pada keluarga Amerika,radio
berkembang lebih pesat dengan melakukan penetrasi yang kian meningkat dalam
bentuk radio kamar tidur dan dapur didukung pertumbuhan sejumlah manara
pemancar. Pada tahun-tahun selanjutnya media baru ditambahkan seperti
videotek,televisi kabel,dan sebagainya. Komunikasi massa menjadi satu hal
penting dan menjadi bagian dalam kehidupan modern saat ini.
Sketsa singkat peralihan utama di dalam kemampuan
orang-orang untuk berkomunikasi menunjukan dua faktor utama yaitu, Pertama “Revolusi“
komunikasi terjadi sepanjang keberadaan manusia.Kedua, pertumbuhan media
massa yang pesat.
Pada era ini masing-masing media bertambah kompleks dan
sempurna. Akumulasi peralatan media ini telah menjadikan pertumbuihan
masyarakat semakin sempurna. Apalagi saat ini telah muncul komunikasi dengan
memakai satelit . Acara yang disiarkan oleh oleh media elektronik misalnya,
tidak lagi direkam tetapi banyak yang disiarkan secara langsung. Dan tentunya
dampaknya pun semakin terasa.
Dan munculnya internet sebagai bentuk komunikasi massa yang
paling baru membawa pengaruh yang tidak sedikit pula.Internet telah mengambil
peran revolusi komikasi yang kian kompleks.
Inilah abad komunikasi massa. Semua dipercepat,dipermudah,disederhanakan,
tetapi dampak negatif yang ditimbulkan juga akan lebih nyata dan besar.
Munculnya era komunikasui massa adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari
Komunikasi massa adalah keniscayaan sejarah perkembangan manusia dalam
melakukan komunikasi. Semakin cerdas manusia, semakin kompleks dan rumit
komunikasi yang dilakukan.
Iklan
Sumber :
Nurani Soyomukti., Pengantar Ilmu Komunikasi. (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, hlm: 191)
[2] Stanley J. Baran., Pengantar Komunikasi Massa. (Erlangga, hlm: 4 dan 5)
[3] Elvinaro Ardianto., Komunikasi Massa. (Bandung: Simbiosa Rekatama Media, hlm: 2)
[4] Elvinaro Ardianto., Komunikasi Massa. (Bandung: Simbiosa Rekatama Media, hlm: 6)
[5] Nawiroh Vera., Komunikasi Massa. (Bogor: Ghalia Indonesia, hlm: 4)





Komentar
Posting Komentar